Selamat membaca kumpulan cerita kamii....:-)
RSS

Jumat, 30 November 2012

November akhir

Hee..utang lagi..

Kamis, 29 November 2012

Pasar Gawok Pasar Kenangan...


Pasar kenangan itu bernama Pasar Gawok. Lokasinya di Desa Geneng, Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo. Pertama ke pasar ini saat itu sengaja mau praktek motret bareng Niko. Saat itu masih seru-serunya sama Niko, hampir kemana-mana dia ikut. Jepret sana jepret sini...hasilnya seperti ini.

Setelah sekian waktu, saya kembali mampir ke Pasar Pon ini, lengkapnya Pasar Pon Gawok-ngarang sendiri-. Nama itu disandang karena memang pasarannya tiap pon. Untuk yang kedua kalinya ini Agilbos bareng ara dong. Rame seperti pas pertama datang. Tak terasa, hampir semua sudut pasar kami sasar. Pedagang baju, celana, HP, alat rumah tangga, sampai racun tikus pun ada. Mulai dari burung, kambing, ayam, bebek, bahkan ikan juga ada. Tidak kalah sama mal di tengah kota, tentunya dengan harga yang sangat berbeda.
Tujuan memang tetap sama, membekukan waktu untuk disimpan, entah sampai kapan, atau seperti sekarang, untuk dituangkan bersama barisan tulisan. Saat itu, yang paling aneh dan berkesan, dari sekian banyak barang yang dijual, kami memilih membeli kangkung dua ikat. Murah dan dapat banyak. Hahahaha...Waktu menjelang siang, kami pulang.

Cerita itu terus berlanjut, sampai pekan kemaren, saya mencoba kembali ke waktu pertama itu. Kurekam, seolah kuulang mereka-reka waktu lampau. Jejak-jejak ingatan kembaliku cari. Kutemukan satu persatu, mulai dari tempat berdiri motor-motor pengiring, kemudian penjaja pangkas rambut. Sepertinya tidak ada yang beda, namun memang terasa kurang. Kurang sama, dan tidak terlalu beda, hanya sudut-sudutnya yang asing tiap aku berpaling.
Satu persatu pecahan-pecahan kenangan dulu kembali terkumpul. Lapak bubu-buku kertas berjajar, polah anak kecil kegirangan, dan tukang sabung yang sombong meneriaki ayam aduannya. Sungguh, belum banyak yang berubah, sampai-sampai tidak terasa lebih dari sekedar setengah dasawarsa setelah hari pertama itu. Semoga pasar itu terus melahirkan kenangan-kenangan, Pasar Gawok.

--Agilbos


Jumat, 09 November 2012

Koyo Mimi lan Mintuno...






Koyo mimi lan mintuno -seperti mimi dan mintuno- kata-kata itu yang keinget tiap liat Mbah Joyo kakung putri. Mulai dari pagi, bangun tidur sampe tidur lagi, selalu berdua sampe saat ini. Mimi, Mintuno merupakan nama jenis hewan laut yang selalu hidup berpasangan, makanga digunakan orang jawa untuk lambang kebersamaan, kesetiaan pasangan. Mimi sang jantan dan Mintuno si betina, konon setiap ada mimi pasti ada mintuno. Ya, walau saya sendiri belum pernah melihat dengan mata kepasa sendiri mereka berdua. Tapi, sepertinya jiwa mimi-mintuno ini sangat dekat dengan Agilbos.

Lanjut ke Mbag Joyo kakung-putri,  pagi ini, seperti pagi yang sebelumnya, beliau berdua bangun tidur. Biasanya Mbah Joyo Kakung yang duluan, Mbah Putri menyusul kemudian. Tidak lama, teh manis menyapa, tak berselang lama lanjut sarapan berdua. Waktu menurut beliau berdua mungkin terasa lama, atau mungkin sebaliknya, karena tak terasa makan siang sudah di depan mata. Berdua lahap dengan apa adanya. Sampai sore sampai malam terpejam, terus berdua.

Ara...kang ni
pengen

Agilbos