Selasa, 30 April 2013
Keluarga Inci
Hari itu 14 April, inci-inci datang. Satu cowok yang tiga cewek. Warna pirang yang cewek dua, satunya mirip cowoknya. Selang beberapa hari manjanya makin keliatan. Sekamar ada yang berdua, sempit desak-desakan. Hobi makan, dan gemar tidur. Beberapa hari begitu terus.
Seminggu berlalu, kangkung jadi makanan favorit mereka. Tingkahnya makin lucu. Namun si cowok kasian. Mata kanannya sakit, mungkin gara-gara kandangnya ga aku bersihin tiap hari. Positif sakit mata kelinciku, obatnya seperti obatku kata sumber dari dunia maya. Beli yang murah ga mempan, setelah dikasih yang mahal ternyata manjur. Berangsur sembuh, hingga kini.
Kebersihan dan menjaga makanan menjadi kunci berteman dengan mereka. Katanya, cewek yang warna abu-abu lagi hamil. Artinya sekitar 3 minggu lagi maksimal, keluarga inci ku akan bertambah...horeee.
Ceritaku
Amin
| -aragil- |
Minggu, 21 April 2013
Jendela Dunia, itu buku...
Buku, entah sejak kapan mulai gandrung dengan benda ini. Apalagi kalau ada kata fotografi, photografy, fotography, photography bermacam-macam generasi ejaan. Muncul begitu aja, sekarang semakin keranjingan, ekstrimnya ketagihan.
Bahasa belanda, bahasa Indonesia lama, baru, sampai yang sekarang ada di almari. Buku foto, ato kerennya photobook jadi target, seru memelototi karya-karya orang ternama, bahkan yang biasa pun -karya sendiri pun kadang dikagumi-.
Semua genre, praktek, teori, sampai hanya berisi foto berjejer pun masuk hintungan. Harga, sama halnya, mulai dari tiga ribu, kalau ingin tahu. Lusuh, bau debu, wangi kertas yang kadang aku pegang. Tak jarang juga ada yang bau cina heee, istilah bau barang baru kata orang-orang begitu.
Target bulan ini, minimal satu bukufoto. Amin
Agilbos ---habis dari klitian







