Selamat membaca kumpulan cerita kamii....:-)
RSS

Senin, 31 Maret 2014

Titik


(untuk agil)

Saat bertemu denganmu,
aku adalah barisan-barisan kata yang absurd
sempat tersusun indah di awalnya,
menjadi acak dan berlompatan ketika kecewa.

Mulanya kamu adalah noda tak berarti di kertasku
kemudian menjadi huruf-huruf kecil yang mencuri tempat
sesekali memenuhi kertas dengan cerita yang penuh tanda seru
beberapa kali tanda tanya, seringkali koma, dan tanda hubung.

kamu dan aku, kita
kumau akan terus bertanda-tanda. meramaikan kertasku

Tapi satu yang kamu harus tahu,
kamu adalah titikku.
titik pencarian terbesarku.

-ara-


Kelapa

Beberapa hari yang lalu rumahnya arabos sedang berduka. Pohon kelapa yang segar bugar di pojokan rumah terpaksa ditumbangkan. Buahnya terlalu banyak sampe2 membahayakan orang lewat di bawahnya, takut ketimpa kelapa. Memang sangat disayangkan, tapi mau bagaimana lagi. Manfaat tumbuhan ini memang luar biasa. Pohonnya bisa untuk sumber oksigen rumah kita, pengaman dari angin dan hujan badai. Batangnya kuat dengan dahannya di desain untuk kuat di segala kondisi cuaca menambah kemegahan pohon ini. Tidak ada yang terbuang percuma, daging pohon mudanya bisa disayur, bisa digudeg, juga bunganya. Rasanya manis, seperti air kelapanya. Kelapa hijau, buahnya manis airnya segar. Batang, dahan, buah, daun, batok semua bermanfaat.

Satu yang akan kita obrolin, ternyata enak banget sayur dari daging pohon yang masih muda. Ada di dalam, ditengah-tengah pohon, warnanya kuning gading, manis. Dibumbui gudeg mungkin lebih enak, tapi kemarin kami bumbui seperti sayur bobor.


Tak ada lagi senja di bengawan

Bersambung

Jumat, 07 Maret 2014

Kapan maen sini lagi

Lama banget ni Nyonya ga  mampir sini. Kang gayanya yang teratur rapi menyusun kata. Sibuk, capek, waktu yang empot-empotan, antara istirahat dan ngumpulin seonggok berlian. Masih ada tempat yang kosong, kalau baca pesan ini, bolehlah di edit di tempat tadi, tulis-tulis sedikit. Upload foto, berbagi cerita, kemana aja, ngapain. Tapi ga usah dipaksa, semua tulisan di sini kan santai seadanya, walau kadang malah bikin bingung yang baca. Kalo ga percaya, baca aja yang ada ekstensi by: agilbos di akhir tulisan. Bisa bengong kalo habis baca pasti. Tulisan apa sih...ga penting, ga terstruktur (macem bangunan aja, eh tapi itu kan arsitektur, ah abaikan).

Agilbos juga udah lama ga posting-posting foto. Foto dihardisk seakan berhenti, tidak ada alur maju, alur semua mundur, tiap liat imung adanya cerita lama, ya memang manis-manis sih, tapi kasian, alur yang sekarang sedikit terlewat. Jarang jeprat-jepret, semuanya pada hepi di rumah? Hepi? Ya semoga begitu, tidur santai beralas silika, dan pelapis membal-membal anti bentur.

Sudah sejauh ini, kapan menulis lagi. Mengisi waktu, yang cepat mengejar kita. Tak terasa, kalau lihat arsip sebelah kanan paling bawah 2010, tercecer di 2011 untungnya langsung sadar begitu berharganya waktu, mulai 2012 sampai kini bisa terekam walau tidak semua, sempat tertulis meski kadang tidak enak dibaca, mungkin lebih membingungkan. Kalau ga salah inget malah awalnya sih 2009. Ah.. baru aja, belum lama, belum selama cerita mbah kakung putri kita.

Mau kah setia menuliskan ceritamu, cerita kita, seperti kalau mendengar cerita mbah kakung? Kalau mbah kakung bercerita, kita berturur kata di sini, kelak mungkin jadi lucu untuk anak atau cucu kita, mungkin juga malah sedu, karena rindu. Nggak mau berpikiran apa-apa, mari kita jalani, rencanakan, Tuhan yang menentukan atas usaha kita.

Lalu kapan maen sini lagi?

Senin, 03 Maret 2014

Leather for Love from her (belibet)

Gara-gara dihadiahin sepatu unyu, berwarna cokelat sekarang jadi keranjingan sama yang namanya Leather, kulit. Dari sepatu, tas, ikat pinggang, tapi belum sampe yang ekstrim seperti jaket. Paling ga biasa, dompet. Kenapa ga biasa, karena emang dompet itu fungsinya ya  tempat naro uang, tempat kartu-kartu, kertas-kertas bon paling penting ya struk bayaran semesteran (eh itu udah lama sih ya :-p). Pernah kepikiran, buat apa coba milih dompet yang wah. Ternyata sekarang, dan lagi-lagi gegara diracun si Ara bos, dompet pun berganti kulit. Tidak sengaja tapi lumayan ga bisa dilupain. Awalnya sih, si Arabos yang niat beli dompet itu, karen dompetnya yang sekarang kurang mantab katanya. Usut punya usut langsung dah proses ke toko online nya orang Bandung yang udah terkenal itu, masuk keranjang satu, transfer, kirim, sampe rumah deh. Tralaaaa...sampe rumah ga sabaran deh dan dibukalah itu paket, di liat di pegang, manis, gagah, wahhhh...tau tau ada yang prostes,,, gede banget ya. Wah, padahal muka udah mupeng, denger kata barusan makin tambah mupeng deh. Eh eh eh... barang-barang udah diangkutin, pindahan dari dompet lama ke dompet baru, macem kontrakan aja :-). Di coba lagi sama siBosAra, masih komplen kebesaran, ehemmm...senyum-senyumlah agilbos hehehehe. Dah ah..ga jadi aja, Agil pake aja. Wuhuuuu...muka mupengnya jadi muka udang goreng heehehehe...sambil udangnya setengah mateng, pindahan barang-barang terjadi lagi, dengan arah yang berlawanan. Wah ga nyangka, bisa kebagian dompet keren, dompet keren satunya sementara pensiun dulu yaaa...Memang seru, selain awetnya tidak bohong, harganya pun juga bisa bikin tabungan melompong. Asal asli lho ya.

Signore, klu nya itu. Orang yang hobi nyepatu mungkin udah pada tau, bakalan ada dua hehehehe. Low Brown Cream Sole sama Full Black dong, pamer. Ga tau cuma efek foto ato emang udah parah kecanduannya, tapi pasti liat browser musti nengokin itu website jualan sepatu. Seru aja walo cuma liat-liat doang. Kalo pas di item inceran tertulis out of stock, ah aman santai. Giliran ready dan semua siap kirim, wah bakalan ga bisa diem mantengin itu inceran. Ventura, gaya anventure tapi tetep bisa buat kantoran, kalo liat dari websitenya sih kayak gitu. Vintage wood black sole, lebih parah lagi, dari dua minggu kemaren nongol tapi ga berkurang-kurang stoknya. Bikin keki aja.

Musti ada kontrol, apa daya pemasukan belum ada. Sementara cukuplah duet signore dan solo walletnya yang vintage. Cukup, tapi mulai melebar, mulai gila sama krim-krim perawat kulit. Hasil googling memang macem-macem, tapi pada intinya tips merawat suatu barang berbahan dasar kulit, sapi ya gini ini:
-- Rajin bebersih
-- Rajin olesin krim, pembersih, semir, atau krim-krim sebangsanya
-- Tempatkan pada suhu ruangan, kalau bisa sih yang ber-ac, atau paling tidak ya tidak lembab
-- Tata yang rapi ya, ga boleh tindih-tindihan, ntar nekuk-nekuk ga berbentuk
-- Lebih bagusnya bebersihnya setelah dipakai, jadi saat mau dipakai tinggal isik-isik bentar dah siap jalan
-- Rajin menabung, buat beli krim-krim perawatannya eehehehe

Next...messenger vs ventura. Semoga yak heehehehe.. Leather for Love from her