Selamat membaca kumpulan cerita kamii....:-)
RSS

Rabu, 19 Februari 2014

Titik dan koma

Bukan nama hewan berkaki emapat. Tapi suasana di sekitarku sekarang. Padahal kupingku masih normal. Identik dengan hening, salahku juga kenapa masih aku rasa-rasakan. Toh memang itu yang sebenarnya terjadi. Pagi biasa melihat punggungmu sampai menghilang, dan saat malam menunggu raut tak terduga muncul dari balik kelam. Sekarang tidak begitu, tapi kureka seakan-akan terjadi. Hanya beberapa hari saja, tapi memang sepi. Jadi ingat sebelum-sebelumnya, hari-hari dengan sendiri.
Aku tiba-tiba ingat ingin menulis. Mengetik, hingga jari-jariku mendarat di tuts-tust keyboard netbook kuningku. Kembali ingat, masa-masa saat menggunakan 11 jari, ya benar-benar sejumlah itu. Lebih dari satu jumlah jari normal. Penuh antusias, jari sebelas mata mengarah ke bawah sesekali melihat layar kotak 14 inchi. Berkursi dua, saling berganti, tapi aku menyebutnya saling berebut amenguasai. Sialnya aku orang yang pengalah, kubiarkan temanku bermain lebih lama. Aku hanya mengingat.
Sekarang, setelah lama bertahun-tahun, aku hanya bisa mengetik dengann 10 jari kurang satu. Mataku sesekali melihat ke bawah, beda saat dulu. Kotakan yang dulu besar, sekarang juga mengecil. Kuhadapi sendiri, tidak berdesakan tidak berebutan ataupun membentuk antrean. Lantas apa gunanya aku mengingatnya. Bukankah tadi aku bernyanyi tentang sepi. Memang tidak terkait, aku hanya membiarkan jari yang bersepuluh ini lelah, sampai berhenti di satu titik. Tidak tahu kenapa aku memilih titik, bukan juga nama depan seorang artis. Ini tanda baca atau apalah orang menyebutnya. Nanti sampai satu titik, aku ingin membunuh sepi sampai sekarang masih koma, salah kalau diartikan hampir mati. Tapi memang rasanya kadang membuat melayang, tertidur tiba-tiba tersadar.Awalnya sepi, lalu kembali ke zaman sebelas jari, hingga era sepuluh jari. Semua masih belum tertata, belum rapi. Titik dan koma masih ada.
Aku harap koma jalanku menuju titik tujuanku selalu bersamamu. Titik komaku, aku mau kamu di sini

#ada wedang panas ga le...kode

0 komentar: