Selamat membaca kumpulan cerita kamii....:-)
RSS

Jumat, 26 September 2014

Si Harus

Entah kenapa selalu kepikiran dengan kata "harus". Seolah-olah selalu untuk dilawan. Apa kata "harus" itu terkesan otoriter, memaksa, tidak bebas, egois dan yang lainnya. Sampai sekarang, ketika ketemu dengan kata itu, rasanya pengen menerjang arusnya. Apalagi kalau sedang kurang stabil. "Harus", kenapa harus ini harus itu, harus begini, harus begitu. Pokoknya harus. Ini bukan nama olah raga air ekstrim lho, tapi kenyataannya bisa lebih ekstrim dari olahraga "harus jeram" hee kejauhan ya.
"Harus", dia bisa bersahabat saat ketemu mood yang lagi baik.Si "harus" ini bisa beregenerasi menjadi "sebaiknya", atau padanan yang lain yang bisa meredam emosi. Mulai saat ini sih mulai mengganti kata "harus" dengan makna yang lain. Kira-kira bagaimana ya dengan orang-orang diluaran sana, semakin diharuskan kenapa seringnya kita untuk melawannya. Apa itu sejenis imun alami yang melawan suatu ke "harus" an yang masuk kepikiran kita atau memang saya yang tidak mau dikekang. Ah, aku "harus" tidur, "harus" dan sekarang juga.
Memang saya sipil 100%, mungkin beda kali ya, kalau sudah mengenal dunia militer, ah sotoy ni si agil bos. Kembali ke topik, rasa-rasanya memang ada saat-saat si "harus" ini muncul, ada juga si "harus" ini kadang muncul di tempat dan waktu yang salah. Ya kesimpulannya, si "harus" ini perlu dikelola dengan bener. Semoga saya bisa melakukannya. Se"harus"nya tulisan ini belum berhenti di sini. Se "harus" tulisan ini terus berlanjut. Saya "harus" ini dulu "harus" itu dulu. Tapi "harus" ke sini lagi, menulis lagi itu ke"harus"an yang ga bisa dilawan.
Mulai belajar dengan teman lama yang baru aja mulai mengusik lagi si"harus".

Senin, 22 September 2014

Sudimara, Pondokranji, Bintaro Sektor V Stan

Hari ini jalan ke tempat baru lagi. Ada misi sesuatu. Jadi kalau ada yang searching di internet rute dari pamulang, atau stasiun Sudimara, bisalah mampir ke sini. Jadi hari ini Aragil menempuh rute dari Sudimara-Stan Bintaro Sektor V via Pondokranji. Sekitar 15 menit dari Sudimara tibalah kita di Stasiun Pondokranji. Keluar dulu, lurus sampai pintu keluar belok kiri atau ke arah barat. Lewatin jembatan layang bawahnya jalan tol. Lurus terus sampai nemu perempatan lampu merah. Di situ sudah pada antri nunggu kita yang menuju Kampus Stan Bintaro Sektor V. Angkotnya ada kode 09 ato 9 gitu. Gak ada 20 menit kalau tidak macet udah sampe. Kita perlu nyebrang, soalnya kampusnya ada di seberang jalan.

Ya barusan itu rute dari Sudimara ke kampus Stan Bintaro Sektor V ya, via Stasiun Pondokranji. Sipiriliii..Tapi sori no pict,,tapi ini no hoax kok tenang aja.

Minggu, 21 September 2014

Bokeh

Bokeh menjadi kata yang sedikit aneh bagi seseorang, termasuk saya dulu. Aneh, pikir saya saat itu. Tapi setelah cari tau artinya, ternyata menjadi kata yang menarik. Berasal dari bahasa Jepang "boke" yang artinya blur atau tidak fokus. Bokeh sangat familiar dalam dunia fotografi, foto dengan bokeh yang mempunyai karakter akan lebih menambah kesan eksentrik obyek yang difoto. Banyak sekali karakter-karakter bokeh yang dihasilkan dari berbagai macam lensa. Dari mulai bokeh swirly (muter-muter), bokeh donat, sampe bokeh-bokeh buatan seperti bokeh love.

Feel, bokeh bisa juga berarti seperti itu. Rasa, yang merupakan sisi lain dari fokus obyek foto kita. Maka dari itu, kadang rasa itu bisa lebih menarik dari obyek nya sendiri, atau berpadu padan sehingga menjadikan obyek foto menjadi makin berkarakter.

Sudah lama tidak main bokeh-bokehan ni sama arabos. Kapan ya bisa dipoto lagi dibokehin lagi. Tapi jangan kapok kalo mukanya ikut kebokeh heeeee...

Salam bokeh.
Taman Balekambang Solo 2012 Canon FTb + Canon FD 55mm 1.2 SSC + Lucky BW 100