Menunggu purnama
Malam berlanjut kelam
Padahal aku berharap terang rembulan
Suara angin, dingin menerpa mukaku
Yang terpaku, membisu tiada kawan
Melainkan hanya gerombolan awan tepat di hadapan
Kulihat sekeliling, seolah-olah berpaling
Masih kelam, semakin dingin, awan hitam menggumpal
Aku berdiri, aku terpaku, aku terdiam, di tempat ini, karena
Aku masih menunggu purnama
Entah malam ini atau lusa...purnama itu
Senin, 22 Juli 2013
Menunggu Purnama
Posted in |
17.10 | by aragilstory
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar