Kakimu sedang di pangkuanku. Jadi ingat saat pahaku menerima beban kepalamu. Tidak tahu sama nyenyaknyakah dirimu. Sekarang dengan yang dulu. Yang ku tahu sama dengan yang dahulu. Bedanya aku masih terjaga, tak seperti pagi itu. Aku sedikit acuhkan lelap mimpimu. Sesekali kau membenarkan posisi tidurmu. Kaget, namun aku pasang muka cuek melanjutkan cerita ini. Cerita di kereta malam. Malu juga kalau ketahuan di tengan perjalanan, di tengah cerita yang menceritakan kepulesan tidurmu. Samping-sampingku sudah memasang posisi masing-masing. Membaca buku, khusuk tertidur, main hape, ngobrol sana-sini. Aku sendiri diantara mereka menarikan kedua jempol kanan kirkku memencet menyenggol tombol-tombol hape. Blogger yang jarang tersentuh ini tak terasa akan berganti tahun. Penghujung bulan di tahun 2015. Kuintip ke kiri, sepertinya kau mulai terjaga, mungkin juga pura-pura merem. Aku diam sambil perlahan menyimpan tulisan ini. Selamat malam
Sabtu, 26 Desember 2015
Kereta malam
Posted in |
22.33 | by aragilstory
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar