Pertama kali kenal dengan kamera kira-kira sejak TK nol besar. Namun saat itu Aku (agil bos) masih keseringan di depan lensa. Belum berani main main di balik lensa. Pose ini pose itu sampai pose menegangkan di cisarua bareng harimau. Bapak adalah orang yang paliing berjasa karena telah mengenalkan Aku dengan kamera. Kamera yang pertama Aku kenal sejenis kamera rangefinder.

Kamera ini bernama Ricoh GX-1. Tapi dia akrab dipanggil Rico aja. Kata Bapak, Si Rico ini masuk dalam kategori rangefinder, kalau secara acak bisa diartikan –kamera ini jika menentukan titik fokus harus mencari jarak tertentu. Tak lupa juga Aku kenalkan Onal. Sejak awal Rico sudah akrab dengan lampu kilat National –selanjutnya kami memanggilnya onal. Si Rico ini cukup mumpuni untuk diajak bertualang. Lensa Rikenon 40mm f 2,8-16 nya cukup handal merekam detail wajah imut Aku sejak TK sampai SD, dengan syarat feeling penjepretnya tepat. Tentunya salah satu daya tarik lain dari Rico ini ialah modus MX (Multiple eXposure) nya. Rico semakin lengkap dengan adanya fitur self timer dan shutter speed yang bisa di setting dari 1/500-8 hingga bulb. Namun sejak pertama kali bertemu Rico hingga sekarang, mode bulb ini belum pernah digunakan.
Ini MX nya itu hehehehe...:-p
Tidak sebentar Rico menempati ruang-ruang berdebu, mulai dari gubuk di cianjur, rumah mbah kung, hingga saat ini hawa lembab pinggiran sawah. Aku bulatkan tekad, ingin mengajaknya jalan-jalan bareng teman-temannya yang lain. Bersama adik-adiknya yang lain, merekam, melukiskan dan membekukan waktu beberapa kedipan rana agar menjadi momen yang tak akan terlupa. Janji...

Foto jadul mirip instangram-agil-
0 komentar:
Posting Komentar