Selamat membaca kumpulan cerita kamii....:-)
RSS

Rabu, 26 November 2014

cerita lama

cerita lama, sudah lupa tentang apa
apa kamu mungkin mengingatnya?

------------------------------------------------------------------------------------------------------------


bertingkah diam
ketika semua hening, ketika itu engkau bertingkah diam
padahal asal kamu tau, di dalam sana polah bersorak berteriak tanya
kenapa seperti kemarin dulu atau seperti sekarang ini
berliku-liku otak berpendar mencari carutan jawabnya
jangan besok-besok lagi atau aku akan mengalir sunyi

19 juli 2012
22.44

Jumat, 31 Oktober 2014

Pending

Pending

Gerbong 6

Baru sekali ini aku rempong digerbong. Liat aja ni

Manekin

Mini project :-)

Putihnya makin rata

Selasa, 28 Oktober 2014

BW Photo Challenge

Saya mendapat tantangan dari teman saya Yohannes Teguh Wiyono a.k.a Kotek untuk memposting foto BW selama 5 hari berturut-turut. Foto-foto BW itu sekarang ada di bawah ini. Seru juga tantangan ini, so jangan kapok ya kalo mendapat tantangan seperti ini. Ara bos aja juga ditantang sama Kotek. Foto-fotonya sekalian saya unggah di bawah.

Kamis, 02 Oktober 2014

Batik Day

Selamat hari batik !!!
Dua Oktober menjadi hari batik ni. Seru jadi inget foto ini


Jumat, 26 September 2014

Si Harus

Entah kenapa selalu kepikiran dengan kata "harus". Seolah-olah selalu untuk dilawan. Apa kata "harus" itu terkesan otoriter, memaksa, tidak bebas, egois dan yang lainnya. Sampai sekarang, ketika ketemu dengan kata itu, rasanya pengen menerjang arusnya. Apalagi kalau sedang kurang stabil. "Harus", kenapa harus ini harus itu, harus begini, harus begitu. Pokoknya harus. Ini bukan nama olah raga air ekstrim lho, tapi kenyataannya bisa lebih ekstrim dari olahraga "harus jeram" hee kejauhan ya.
"Harus", dia bisa bersahabat saat ketemu mood yang lagi baik.Si "harus" ini bisa beregenerasi menjadi "sebaiknya", atau padanan yang lain yang bisa meredam emosi. Mulai saat ini sih mulai mengganti kata "harus" dengan makna yang lain. Kira-kira bagaimana ya dengan orang-orang diluaran sana, semakin diharuskan kenapa seringnya kita untuk melawannya. Apa itu sejenis imun alami yang melawan suatu ke "harus" an yang masuk kepikiran kita atau memang saya yang tidak mau dikekang. Ah, aku "harus" tidur, "harus" dan sekarang juga.
Memang saya sipil 100%, mungkin beda kali ya, kalau sudah mengenal dunia militer, ah sotoy ni si agil bos. Kembali ke topik, rasa-rasanya memang ada saat-saat si "harus" ini muncul, ada juga si "harus" ini kadang muncul di tempat dan waktu yang salah. Ya kesimpulannya, si "harus" ini perlu dikelola dengan bener. Semoga saya bisa melakukannya. Se"harus"nya tulisan ini belum berhenti di sini. Se "harus" tulisan ini terus berlanjut. Saya "harus" ini dulu "harus" itu dulu. Tapi "harus" ke sini lagi, menulis lagi itu ke"harus"an yang ga bisa dilawan.
Mulai belajar dengan teman lama yang baru aja mulai mengusik lagi si"harus".

Senin, 22 September 2014

Sudimara, Pondokranji, Bintaro Sektor V Stan

Hari ini jalan ke tempat baru lagi. Ada misi sesuatu. Jadi kalau ada yang searching di internet rute dari pamulang, atau stasiun Sudimara, bisalah mampir ke sini. Jadi hari ini Aragil menempuh rute dari Sudimara-Stan Bintaro Sektor V via Pondokranji. Sekitar 15 menit dari Sudimara tibalah kita di Stasiun Pondokranji. Keluar dulu, lurus sampai pintu keluar belok kiri atau ke arah barat. Lewatin jembatan layang bawahnya jalan tol. Lurus terus sampai nemu perempatan lampu merah. Di situ sudah pada antri nunggu kita yang menuju Kampus Stan Bintaro Sektor V. Angkotnya ada kode 09 ato 9 gitu. Gak ada 20 menit kalau tidak macet udah sampe. Kita perlu nyebrang, soalnya kampusnya ada di seberang jalan.

Ya barusan itu rute dari Sudimara ke kampus Stan Bintaro Sektor V ya, via Stasiun Pondokranji. Sipiriliii..Tapi sori no pict,,tapi ini no hoax kok tenang aja.

Minggu, 21 September 2014

Bokeh

Bokeh menjadi kata yang sedikit aneh bagi seseorang, termasuk saya dulu. Aneh, pikir saya saat itu. Tapi setelah cari tau artinya, ternyata menjadi kata yang menarik. Berasal dari bahasa Jepang "boke" yang artinya blur atau tidak fokus. Bokeh sangat familiar dalam dunia fotografi, foto dengan bokeh yang mempunyai karakter akan lebih menambah kesan eksentrik obyek yang difoto. Banyak sekali karakter-karakter bokeh yang dihasilkan dari berbagai macam lensa. Dari mulai bokeh swirly (muter-muter), bokeh donat, sampe bokeh-bokeh buatan seperti bokeh love.

Feel, bokeh bisa juga berarti seperti itu. Rasa, yang merupakan sisi lain dari fokus obyek foto kita. Maka dari itu, kadang rasa itu bisa lebih menarik dari obyek nya sendiri, atau berpadu padan sehingga menjadikan obyek foto menjadi makin berkarakter.

Sudah lama tidak main bokeh-bokehan ni sama arabos. Kapan ya bisa dipoto lagi dibokehin lagi. Tapi jangan kapok kalo mukanya ikut kebokeh heeeee...

Salam bokeh.
Taman Balekambang Solo 2012 Canon FTb + Canon FD 55mm 1.2 SSC + Lucky BW 100

Minggu, 31 Agustus 2014

load5

................

load agt 4

load agt3

load agt 2

.....

Rabu, 23 Juli 2014

Presiden baru

utang lagi ya :-(

Senin, 30 Juni 2014

cerita ketiga dari tiga terakhir

cerita ketiga di akhir bulan Juni

cerita kedua dari tiga terakhir

cerita kedua dari tiga di akhir bulan Juni

cerita pertama dari tiga terakhir

cerita pertama dari tiga di akhir bulan Juni

Sabtu, 21 Juni 2014

Mei, Juni, cepat sekali

Mei aku berhutang banyak
Padahal Juni sudah beranjak setengah bahkan lebih
Mei maafkan ya
Juni baik hati, mau mengganti
Mei jangan sedih
Karena Juni ada untuk mu
Juni tersenyum, Mei memaafkan
Mei, Juni, cepat sekali

Travel Photographer

travel photographer

Genre fotografer yang kurang lazim di Indonesia. Penuh tantangan, juga penuh perjuangan untuk terjun menjadi Travel Photographer. Katanya banyak orang yang melihat Travel Photographer ini seru dan menyenangkan. Padahal, setelah membaca-baca, semuanya berawal dari kerja keras. Itu memang saya akui, semua hal di dunia ini pasti datangnya dari kerja keras, usaha kita yang pantang menyerah. Itu sisi lain Travel Photographer, sepengetahuan saya memang terlihat menyenangkan. Keliling Indonesia, atau bahkan keliling dunia dengan berbeka...........bersambung

Sabtu, 10 Mei 2014

Jangan pernah jauh

Jauh ingin kubuang, kuganti dekat

Jauh membuat ceritamu terdengar lirih

 Bersambung dulu...






Rabu, 07 Mei 2014

i don't like what i am doing now!

Sudah prepare liburan dari jauh-jauh hari. Sudah pesan tiket jauh-jauh hari. Sudah pesan doom jauh-jauh hari. Sudah ada engagement untuk project 2 hari, yang fee-nya lebih besar daripada dinas luar pulau selama 2 minggu. Mengerikan! Sepertinya harus dibatalkan karena ada pemeriksaan dari kementerian tempat saya "didepak sebelum masuk". Yang paling menyesakkan, semua itu karena mereka semena-mena mengganti tanggal pemeriksaan. Dimundurkan 1 minggu, karena mereka terlambat masuk, karena surat penugasan belum dikirimkan. Helloooooo... salah lo, gw yang nanggung!!

Dengan rendah hati saya teriak: I hate being auditor.


(maafin ara ya, gil. Ara juga pengen nangis)

Rabu, 30 April 2014

Batik Solo Trans vs Damri





Sabtu, 26 April 2014

Kabulkanlah doaku Ya Tuhan


Entah karena masih kecil atau sekarang makin berkembang pikiranku ya
Tapi pelajaran ini sangat berharga
Bapak, Ibu di sana apa kabar
Nanti aku ingin merawat Bapak, Ibu seperti engkau merawatku dulu
Aku akan mengajarkan cucumu kelak, untuk sekedar menyiapkan roti dan susu
Mau meluangkan waktu bermainnya untuk sekedar mendengar cerita mudamu
Kalau sekarang belum bisa, aku doakan Bapak Ibu panjang umur
Agar aku bisa berbakti untuk Bapak Ibu
Kabulkanlah doaku Ya Tuhan


Dari Jendelaku

Dari Jendelaku
Kita bisa tengok entah kanan entah kiri
Dari setiap jendela yang kita punya
Jendela memberi kita rasa yang berbeda
Aku ingin mengajakmu melihatnya, merekamnya

Sabtu, 19 April 2014

Happy Easter

Happy Easter Ara

Sabtu, 12 April 2014

Kotakan kitakan satu

Malam menjadi pemisah kita, selain dinding kotakan kamar kita. Tanda selamat tidur kau ketukan tiga kali ke kotakan kamar. Aku jawab dengan ketukan pula sekali saja tanda mengiyakan. Berubah sepi dan gelap. Cahaya hanya terlihat dari jendela dekat pintu. Aku berdoa, sekat kotakan kamar ini akan kubukan, dengan keluar menuju cahaya, lantas aku yakin ada senyumu disitu, yang menjadi senyum kita. Kotakan k nya 3 ato 2 sih, yang jelas kitakan bersama jadi satu, bahagia.

Jumat, 11 April 2014

Memberi dan menerima

Memberi sama dengan menerima pangkat tak terhingga. Rumus matematika sederhana yang menjadi rumus kehidupanku dulu, kini, dan yang akan datang, selamanya. Banyak cerita, tentang praktik rumus barusan. Aku harap dirimu cepat menemukan jawabannya. Sederhana, memberi misalkan x. Menerima ibaratkan y. Jadi memberi, berapa x kali kita memberikan sesuatu yang kita punya kepada siapa, kepada orang tercinta, bahkan musuh kita sekalipun. Menerima y, y angan diingat ingat kita memberi apa, memberi kesiapa, kapan memberi, dimana kita memberi, dan mengapa kita memberi. Upsss kayak rumus jurnalistik aja. Intinya memberi kita memberi, tapi juga lihar diri, tidak membebani. Pasti, nanti pangkat dari y tadi ya...tak terhingga. Memang itu kuasa Tuhan. Rahasia Dia.
 Memberi memang pasangannya menerima. Aku pun berharap seperti kita.

sambil nunggu super oca

Senin, 31 Maret 2014

Titik


(untuk agil)

Saat bertemu denganmu,
aku adalah barisan-barisan kata yang absurd
sempat tersusun indah di awalnya,
menjadi acak dan berlompatan ketika kecewa.

Mulanya kamu adalah noda tak berarti di kertasku
kemudian menjadi huruf-huruf kecil yang mencuri tempat
sesekali memenuhi kertas dengan cerita yang penuh tanda seru
beberapa kali tanda tanya, seringkali koma, dan tanda hubung.

kamu dan aku, kita
kumau akan terus bertanda-tanda. meramaikan kertasku

Tapi satu yang kamu harus tahu,
kamu adalah titikku.
titik pencarian terbesarku.

-ara-


Kelapa

Beberapa hari yang lalu rumahnya arabos sedang berduka. Pohon kelapa yang segar bugar di pojokan rumah terpaksa ditumbangkan. Buahnya terlalu banyak sampe2 membahayakan orang lewat di bawahnya, takut ketimpa kelapa. Memang sangat disayangkan, tapi mau bagaimana lagi. Manfaat tumbuhan ini memang luar biasa. Pohonnya bisa untuk sumber oksigen rumah kita, pengaman dari angin dan hujan badai. Batangnya kuat dengan dahannya di desain untuk kuat di segala kondisi cuaca menambah kemegahan pohon ini. Tidak ada yang terbuang percuma, daging pohon mudanya bisa disayur, bisa digudeg, juga bunganya. Rasanya manis, seperti air kelapanya. Kelapa hijau, buahnya manis airnya segar. Batang, dahan, buah, daun, batok semua bermanfaat.

Satu yang akan kita obrolin, ternyata enak banget sayur dari daging pohon yang masih muda. Ada di dalam, ditengah-tengah pohon, warnanya kuning gading, manis. Dibumbui gudeg mungkin lebih enak, tapi kemarin kami bumbui seperti sayur bobor.


Tak ada lagi senja di bengawan

Bersambung

Jumat, 07 Maret 2014

Kapan maen sini lagi

Lama banget ni Nyonya ga  mampir sini. Kang gayanya yang teratur rapi menyusun kata. Sibuk, capek, waktu yang empot-empotan, antara istirahat dan ngumpulin seonggok berlian. Masih ada tempat yang kosong, kalau baca pesan ini, bolehlah di edit di tempat tadi, tulis-tulis sedikit. Upload foto, berbagi cerita, kemana aja, ngapain. Tapi ga usah dipaksa, semua tulisan di sini kan santai seadanya, walau kadang malah bikin bingung yang baca. Kalo ga percaya, baca aja yang ada ekstensi by: agilbos di akhir tulisan. Bisa bengong kalo habis baca pasti. Tulisan apa sih...ga penting, ga terstruktur (macem bangunan aja, eh tapi itu kan arsitektur, ah abaikan).

Agilbos juga udah lama ga posting-posting foto. Foto dihardisk seakan berhenti, tidak ada alur maju, alur semua mundur, tiap liat imung adanya cerita lama, ya memang manis-manis sih, tapi kasian, alur yang sekarang sedikit terlewat. Jarang jeprat-jepret, semuanya pada hepi di rumah? Hepi? Ya semoga begitu, tidur santai beralas silika, dan pelapis membal-membal anti bentur.

Sudah sejauh ini, kapan menulis lagi. Mengisi waktu, yang cepat mengejar kita. Tak terasa, kalau lihat arsip sebelah kanan paling bawah 2010, tercecer di 2011 untungnya langsung sadar begitu berharganya waktu, mulai 2012 sampai kini bisa terekam walau tidak semua, sempat tertulis meski kadang tidak enak dibaca, mungkin lebih membingungkan. Kalau ga salah inget malah awalnya sih 2009. Ah.. baru aja, belum lama, belum selama cerita mbah kakung putri kita.

Mau kah setia menuliskan ceritamu, cerita kita, seperti kalau mendengar cerita mbah kakung? Kalau mbah kakung bercerita, kita berturur kata di sini, kelak mungkin jadi lucu untuk anak atau cucu kita, mungkin juga malah sedu, karena rindu. Nggak mau berpikiran apa-apa, mari kita jalani, rencanakan, Tuhan yang menentukan atas usaha kita.

Lalu kapan maen sini lagi?

Senin, 03 Maret 2014

Leather for Love from her (belibet)

Gara-gara dihadiahin sepatu unyu, berwarna cokelat sekarang jadi keranjingan sama yang namanya Leather, kulit. Dari sepatu, tas, ikat pinggang, tapi belum sampe yang ekstrim seperti jaket. Paling ga biasa, dompet. Kenapa ga biasa, karena emang dompet itu fungsinya ya  tempat naro uang, tempat kartu-kartu, kertas-kertas bon paling penting ya struk bayaran semesteran (eh itu udah lama sih ya :-p). Pernah kepikiran, buat apa coba milih dompet yang wah. Ternyata sekarang, dan lagi-lagi gegara diracun si Ara bos, dompet pun berganti kulit. Tidak sengaja tapi lumayan ga bisa dilupain. Awalnya sih, si Arabos yang niat beli dompet itu, karen dompetnya yang sekarang kurang mantab katanya. Usut punya usut langsung dah proses ke toko online nya orang Bandung yang udah terkenal itu, masuk keranjang satu, transfer, kirim, sampe rumah deh. Tralaaaa...sampe rumah ga sabaran deh dan dibukalah itu paket, di liat di pegang, manis, gagah, wahhhh...tau tau ada yang prostes,,, gede banget ya. Wah, padahal muka udah mupeng, denger kata barusan makin tambah mupeng deh. Eh eh eh... barang-barang udah diangkutin, pindahan dari dompet lama ke dompet baru, macem kontrakan aja :-). Di coba lagi sama siBosAra, masih komplen kebesaran, ehemmm...senyum-senyumlah agilbos hehehehe. Dah ah..ga jadi aja, Agil pake aja. Wuhuuuu...muka mupengnya jadi muka udang goreng heehehehe...sambil udangnya setengah mateng, pindahan barang-barang terjadi lagi, dengan arah yang berlawanan. Wah ga nyangka, bisa kebagian dompet keren, dompet keren satunya sementara pensiun dulu yaaa...Memang seru, selain awetnya tidak bohong, harganya pun juga bisa bikin tabungan melompong. Asal asli lho ya.

Signore, klu nya itu. Orang yang hobi nyepatu mungkin udah pada tau, bakalan ada dua hehehehe. Low Brown Cream Sole sama Full Black dong, pamer. Ga tau cuma efek foto ato emang udah parah kecanduannya, tapi pasti liat browser musti nengokin itu website jualan sepatu. Seru aja walo cuma liat-liat doang. Kalo pas di item inceran tertulis out of stock, ah aman santai. Giliran ready dan semua siap kirim, wah bakalan ga bisa diem mantengin itu inceran. Ventura, gaya anventure tapi tetep bisa buat kantoran, kalo liat dari websitenya sih kayak gitu. Vintage wood black sole, lebih parah lagi, dari dua minggu kemaren nongol tapi ga berkurang-kurang stoknya. Bikin keki aja.

Musti ada kontrol, apa daya pemasukan belum ada. Sementara cukuplah duet signore dan solo walletnya yang vintage. Cukup, tapi mulai melebar, mulai gila sama krim-krim perawat kulit. Hasil googling memang macem-macem, tapi pada intinya tips merawat suatu barang berbahan dasar kulit, sapi ya gini ini:
-- Rajin bebersih
-- Rajin olesin krim, pembersih, semir, atau krim-krim sebangsanya
-- Tempatkan pada suhu ruangan, kalau bisa sih yang ber-ac, atau paling tidak ya tidak lembab
-- Tata yang rapi ya, ga boleh tindih-tindihan, ntar nekuk-nekuk ga berbentuk
-- Lebih bagusnya bebersihnya setelah dipakai, jadi saat mau dipakai tinggal isik-isik bentar dah siap jalan
-- Rajin menabung, buat beli krim-krim perawatannya eehehehe

Next...messenger vs ventura. Semoga yak heehehehe.. Leather for Love from her

Jumat, 28 Februari 2014

Imbuh

Satu kata jarang terjadi, tapi entah sadar atau tidak sekitar...
ah..bersambung sabar ya hehehehe

Sabtu, 22 Februari 2014

Kusolo Recycle Project





Kusolo Recycle Project


Karya baru kami kerja bareng sama dik Lucia. Buat buku agenda handmade. Bisa sistem pre-order bisa juga langsung nyomot yang ready di websitenya. Masih baru mulai, dengan website sedikit abal-abal. Tapi dengan kami kerjakan dengan serius, semoga bisa uhui kedepannya. Berawal dari pesanan teman waktu libur kuliah, ide proyek ini lahir. Kreasi bahan bekas menjadi barang berkualitas, mungkin bisa menjadi tag line kami nanti.
Baru memulai, semoga bisa lanjut terus, dan tidak bosan berkarya. Baru ngelahirin beberapa desain, bagi siapa aja yang mempunyai ide gagasan atau ingin karyanya digunakan untuk kami karyakan, langsung aja mampir ke Kusolo Recycle Project langsung menuju contact nya yak. Menerima kertas bekas dan lukisan jenis apapun, aliran apapun. Untuk penghargaan bagi pengirim, nanti bisa ditukar dengan buku agenda cantik dari kami.
So,,,tunggu apalagi, bagi yang berminat dan tertarik apa itu Kusolo Recycle Project, langsung mampir ke websitenya yak, atau langsung kontak-kontakan aja, ada alamatnya komplit.

Kami tunggu pesanan dan karya kalian teman...

Rabu, 19 Februari 2014

Titik dan koma

Bukan nama hewan berkaki emapat. Tapi suasana di sekitarku sekarang. Padahal kupingku masih normal. Identik dengan hening, salahku juga kenapa masih aku rasa-rasakan. Toh memang itu yang sebenarnya terjadi. Pagi biasa melihat punggungmu sampai menghilang, dan saat malam menunggu raut tak terduga muncul dari balik kelam. Sekarang tidak begitu, tapi kureka seakan-akan terjadi. Hanya beberapa hari saja, tapi memang sepi. Jadi ingat sebelum-sebelumnya, hari-hari dengan sendiri.
Aku tiba-tiba ingat ingin menulis. Mengetik, hingga jari-jariku mendarat di tuts-tust keyboard netbook kuningku. Kembali ingat, masa-masa saat menggunakan 11 jari, ya benar-benar sejumlah itu. Lebih dari satu jumlah jari normal. Penuh antusias, jari sebelas mata mengarah ke bawah sesekali melihat layar kotak 14 inchi. Berkursi dua, saling berganti, tapi aku menyebutnya saling berebut amenguasai. Sialnya aku orang yang pengalah, kubiarkan temanku bermain lebih lama. Aku hanya mengingat.
Sekarang, setelah lama bertahun-tahun, aku hanya bisa mengetik dengann 10 jari kurang satu. Mataku sesekali melihat ke bawah, beda saat dulu. Kotakan yang dulu besar, sekarang juga mengecil. Kuhadapi sendiri, tidak berdesakan tidak berebutan ataupun membentuk antrean. Lantas apa gunanya aku mengingatnya. Bukankah tadi aku bernyanyi tentang sepi. Memang tidak terkait, aku hanya membiarkan jari yang bersepuluh ini lelah, sampai berhenti di satu titik. Tidak tahu kenapa aku memilih titik, bukan juga nama depan seorang artis. Ini tanda baca atau apalah orang menyebutnya. Nanti sampai satu titik, aku ingin membunuh sepi sampai sekarang masih koma, salah kalau diartikan hampir mati. Tapi memang rasanya kadang membuat melayang, tertidur tiba-tiba tersadar.Awalnya sepi, lalu kembali ke zaman sebelas jari, hingga era sepuluh jari. Semua masih belum tertata, belum rapi. Titik dan koma masih ada.
Aku harap koma jalanku menuju titik tujuanku selalu bersamamu. Titik komaku, aku mau kamu di sini

#ada wedang panas ga le...kode

Kamis, 06 Februari 2014

kang

kang bukan sapaan buatku













Senin, 03 Februari 2014

Bulan Kedua Datang

Bulan kedua hari kedua
hari ini hujan pagi
siang mendung sore mendung
entah malamnya
belum sampai malam
mungkin hujan datang
ah kenapa bukan kamu saja yang datang sekarang

Datang dan pergi adalah biasa
tapi kedatanganmu selalu tidak biasa
kadang datang dengan senang
tidak jarang datang dengan gembira
aku ingin semua sama artinya
sama dengan rasa ini jika menyambut kedatanganmu

Kapan kau akan datang
pertanyaan sederhana
tapi kadang susah terjawab
kadang tak bisa datang
kadang datang terlambat
kadang tidak sama sekali
aku benci yang terakhir

Aku sudah datang sekarang
hanya saja, maaf lama benar kedatanganku ini
tentu aku mau maafmu
aku sudah datang
kuharap membawa bingkisan senyum
karena aku datang hanya untukmu

senin sore ) tiba-tiba saja, saat ingin kau datang
tapi cukup, kau datang dalam anganku, menuntun kata-kata ini

Jumat, 31 Januari 2014

akhir januari

....

Kamis, 30 Januari 2014

Inspiring

....

Hey!!! You!!!

Sebentar lagi tersisa 11 bulan. Bantu menentukan, dalam ruang atau bercengkerama dengan udara. Duduk di meja atau duduk berkendara. Menetap atau loncat-loncat dari tempat satu ke tempat baru selanjutnya. Bertegur sapa dan bertemu kembali atau bertemu sekelebat dan berangkat, menuju koordinat baru. Menulis, mengetik atau merekam menaklukkan dan mendapati waktu yang tepat untuk bertindak. Membidik, mengarahkan, mata yang kurang tajam.
Waktu tidak tahu sampai berapa lama, tapi apa salahnya segera bergegas. Satu tahap di depan mata, tahap lainnya cepat di 

Penghujung bulang pertama 2014

sabar ya ,,,ceritanya masih kosong banyak
:-(

Kamis, 16 Januari 2014

Aku Yakin Kita Terhubung

Sepertinya sebuah kalimat penggalan lirik lagu. Eh..tak terasa tahun sudah berganti. Tahun baru semangat baru, oke lanjut ke topik. Layang-layang, kalau sudah terbang memang bisa membuat kita senang. Terlihat jauh, eh ditarik lagi jadi dekat. Diulur lagi, menjauh lagi. Lenggak lenggok tertiup angin. Ada yang jahat, tukang adu layangan. Padahal, kalau pake senar gelasan atau mungkin gilasan sebutannya, tangan kita bisa tergilas, bahkan berdarah. Tapi jarang terjadi. Sebab mereka melakukannya dengan senang hati, jikalau terjadi, pasti hanya meringis sebentar, sisanya gelak tawa terkembang.
Layang-layangku, kalau di intonasikan seperti lirik lagu besutan trio cewek cantik, dari Republik Cinta. Tapi bukan itu, tapi kamu. Ah kasarnya aku ini, mungkin dikau. Terlalu alay, tapi kan aku bukan anak layangan, hanya kebetulan saja aku sayang dengan layang-layang. Lagi-lagi aku melafalkan kalimat yang sama, layang-layang yang kusayang...
Pagi ini kau berangkat dengan semangat, aku suka, itu memang yang kau perlihatkan setiap hari. Lalu apa benang merahnya dengan layang-layang. Tentu tidak ada, tentu juga ada. Sial jangan bertele-tele. Aku terkekeh diomelin oleh diriku sendiri. Layang-layangku, jangan menggunakan nada penyanyi picisan itu, tapi dibaca dengan biasa. Seperti aku yang tak terlalu spesial, itupun hanya menurutku.
Aku mencoba mengulur waktu, tapi sebaliknya dia menarikku, menarik layang-layangku. Kadang mencekat, perih tapi tiba-tiba saja mengendur sampai jauh seperti titik, tapi masih terlihat, paling tidak masih terasa, ditanganku, menyentuh-nyentuh ujung kulitku dengan senar mu. Seolah aku membayangkan senyummu, yang sedari tadi menari di jauh di ujung senar, ada binar ku impikan.
Hujan tak begitu bersahabat, reda tapi tidak begitu tampak. Masih sesekali turun butiran air lembut. Tapi, layang-layangku masih mengangkasa, sepagi ini, sedingin ini, saat rintik hujan turun. Khawatir iya, tapi layang-layangku dari plastik, ah sial, kata-kata ini juga mirip bait musik, pemusik kesukaanku. Aku tak begitu pintar meletakkan kata demi kata, apalagi bermain, bermesraan dengan layang-layang.
Yang kutau, kan kujaga senar ini, kugenggam erat, aku rela menahan perih gesekannya atau sekedar tergores tajamnya nilon. Terpenting layang-layangku tetaplah terbang, agar kau tetap berbinar, untuk sesekali kulihat dari kejauhan dan suatu kali yang lainnya kudekati dirimu sampai sedekat ini. Aku yakin kita terhubung.

-cerita seorang alay :-p

Rabu, 01 Januari 2014

tanggal 1